Mengenal lebih jauh Helicopter EC-725 milik TNI-AU buatan PT.DI Bandung

Helikopter EC-725 PT.DI
 PT Dirgantara Indonesia (DI) sudah menyiapkan helikopter EC725 Cougar yang bisa digunakan untuk para VVIP. Apa saja keunggulan EC725 karya dalam negeri ini?

Eurocopter EC 725 Caracal (juga bernama Super Cougar) adalah helikopter transportasi taktis jarak jauh dikembangkan dari keluarga Super Puma / Cougar untuk penggunaan militer. Ini adalah pesawat bermesin ganda dan dapat membawa sampai 29 tentara duduk bersama dengan dua awak, tergantung pada konfigurasi pelanggan. Helikopter dipasarkan untuk transportasi pasukan, evakuasi korban, dan pencarian tempur dan tugas penyelamatan, dan mirip dengan sipil EC 225 .

Direktur Produksi PT DI Arie Wibowo menyebutkan "Helikopter ini antipeluru, EC725 memiliki visibilitas yang sangat baik untuk melihat ke bawah dan samping. Helikopter ini juga dapat mendarat di landasan berbatu, bahkan bersalju. Sehingga memungkinkan untuk digunakan oleh presiden hingga ke pelosok negeri, Selain itu EC725 dapat dilengkapi persenjataan lengkap serta memiliki pelampung yang dapat berkembang secara otomatis pada kondisi darurat dengan kecepatan 150 knot. " ujar Arie.

EC-725 di Hangar PT.DI
"Kabin untuk VVIP harus dirombak. Nanti ada sofa dan ditambahi AC (pendingin ruangan). Tentu saja bagian dalam harus nyaman buat presiden. Terpenting juga punya radar dan (alat) komunikasi. Kalau untuk VVIP, kapasitasnya bisa 12 penumpang terdiri empat VVIP dan ditambah delapan stafnya, Fuselage dan tailboom helikopter EC725 telah diproduksi PT DI. Kostumasi sesuai spesifikasi VVIP dengan menambahkan rocket launcher, machine gun, dan fitur keamanan lainnya dapat dilakukan PT DI. Sehingga keamanan presiden dapat dijamin karena tidak akan diketahui negara lain,” Tuturnya.

Helikopter EC725 memiliki dua mesin Turbomeca Makila 2A1 yang dapat menghemat biaya perawatan dan konsumsi bahan bakar. Hebatnya, dua mesin tidak mengakibatkan suhu mesin semakin tinggi, sehingga meminimalisir risiko ditembak musuh yang menggunakan pendeteksi panas.

Helikopter ini telah memiliki sertifikat Sea State 6, dan memiliki pelampung di bagian bawah untuk kondisi darurat yang mengharuskan pendaratan di laut atau air. Pelampung ini dapat berkembang secara otomatis pada kondisi emergency saat kecapatan pesawat mencapai 150 knot.

EC-725 Line Drawing

Berikut Spesifikasi Helikopter EC-725 Caracal :

Karakteristik umum
•    Kru: 1 atau 2 (pilot + co-pilot)
•    Kapasitas: 1 kepala tongkat + 28 tentara atau 5.670 kilogram (£ 12.500) payload
•    Panjang: 19,5 m (64 ft 0 in)
•    Tinggi: 4,6 m (15 ft 1 in)
•    Berat kosong: 5.330 kg (£ 11.751)
•    Berat kotor: 11.000 kg (£ 24.251)
•    Max berat lepas landas: 11.200 kg (£ 24.692)
•    Powerplant: 2 × Turbomeca Makila 2A1 mesin turboshaft, 1.776 kW (2.382 hp) masing-masing
•    Main rotor diameter: 16.20 m (53 ft 2 in)
•    Main rotor daerah: 206,1 m 2 (2.218 sq ft)

Prestasi
•    Kecepatan maksimum: 324 km / h (201 mph, 175 kn) di tingkat penerbangan
•    Kecepatan jelajah: 285 km / h (177 mph, 154 kn)
•    Tidak pernah melebihi kecepatan : 324 km / h (201 mph, 175 kn)
•    Rentang: 857 km (533 mil, 463 nm)
•    Kisaran Ferry: 1.325 km (823 mil, 715 nm)
•    Layanan langit-langit: 6.095 m (19.997 kaki)
•    Tingkat panjat: 7.4 m / s (1.460 ft / min)

Sumber :
- Wikipedia.com
- Detik.com

0 Comments


EmoticonEmoticon